Pemkab Kukar Bakal Bangun Jembatan Sebulu
Bupati Edi Damansyah
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bakal membangun Jembatan Sebulu-Muara
Kaman, pada 2023 mendatang.
Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, rencana pembangunan Jembatan Sebulu pada 2023, saat ini sedang tahapan persiapan pembebasan lahan, sehingga pada 2023 sudah ada pembangunan fisik.
"Kalau dari analisa memang harus ada
Jembatan disana, Jembatan tersebut menghubungkan Tenggarong-Sebulu-Muara
Kaman,' kata Edi Damansyah kepada Poskotakaltimnews, di Pemkab Kukar, Senin
(15/8/2022).
Bahkan rencana pembanguanan Jembatan ini
bukan untuk kepentingan Kukar, namun untuk kepentingan bersama, bahwa
menghubungkan antar Kabupaten yakni Kutai Timur.
"Intinya dari sisi dukungan masyarakat,
masyarakat berharap itu bisa dikerjakan, dan dari sisi lain program
konektivitas yang ada yakni, Kukar Idaman salah satunya adalah pembangunan
jembatan," ungkapnya.
Dirinya berharap, adanya jembatan dapat
memberikan dampak positif, dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi
masyarakat, sehingga terwujud juga masyarakat yang sejahtera.
Sementara itu Plt Kepala Bappeda Kukar Vanesa
Vilna menambahkan, rencana pembangunan Jembatan Sebulu membutuhkan pembiayaan
besar, sekitar Rp. 504 Milliar. Tentu dengan pembiayaan besar ini, Pemkab Kukar
berupaya mencari pembiayaan selain dari APBD.
"Nilainya ini besar ratusan milliar,
kita juga mencari sumber pembiayaan dari luar, mungkin APBN, atau swasta, kita
terus berusaha," ujar Vanesa Vilna
Kata dia, panjang Jembatan tersebut sekitar
463 meter. Jembatan tersebut juga menghubungkan Tenggarong, Sebulu, Muara
Kaman, dan Kabupaten Kutai Timur. Tentu dengan adanya Jembatan dapat menghemat
waktu tempuh sekitar 30 menit, dengan jarak 16,7 Km.
Menurutnya, indeks konektivitas atau
masyarakat yang melintasi Jembatan tersebut, kedepan bakal mencapai 93,7 persen.
Tentu dengan peningkatan masyarakat yang melintas, dapat meningkatkan
perekonomian masyarakat juga.
"Dengan pembangunan Jembatan
Sebulu, merupakan salah satu dalam rangka kesiapan Kukar menghadapi
IKN," sebutnya.
Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD yang
merupakan Dapil II H Alif Turiadi mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kukar. Ia
terus mendorong rencana pembangunan Jembatan tersebut, sebab dinilai sebagai
penghubung yang efektif.
"Kami siap mengawal pembangunan Jembatan
tersebut, dan sudah dianggarkan pada Perubahan tahun ini, sekitar 5 milliar,
untuk pembebasan lahan. Kami bersama Pemkab Kukar dalam rapat Banggar sudah
menyepakati hal itu," ucap Alif Turiadi.
Harapannya pembangunan Jembatan berjalan
dengan baik, dan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian
masyarakat.(*riz)